Catat pembelian bahan ke supplier dari pesanan sampai lunas: PO, penerimaan barang yang langsung menambah stok, utang supplier beserta jatuh temponya, dan saran pesan ulang untuk bahan yang menipis. Tersedia di paket Lengkap, untuk owner, admin, dan bagian gudang.
Supplier
Buka Pembelian → Supplier, lalu tambahkan nama, kontak, nomor WhatsApp, alamat, dan tempo bayar (hari). Tempo 0 berarti dibayar saat barang diterima. Kolom Utang menunjukkan sisa utang ke setiap supplier.
Membuat PO
- Tekan + Buat PO, pilih supplier.
- Tambahkan bahan, jumlah, dan harga dalam satuan beli (mis. roll, rim, botol). Harga terisi dari HPP rata-rata sebagai titik awal.
- Simpan draf, lalu Kirim ke WhatsApp supplier: pesan berisi daftar bahan, harga, total, dan alamat kirim sudah tersusun.
- Tekan Tandai dipesan.
Draf masih bisa diubah. PO yang sudah dipesan tidak bisa diubah; batalkan dan buat PO baru bila perlu.
Menerima barang
Saat barang datang, buka PO lalu Terima barang. Isi jumlah yang datang untuk tiap bahan (boleh sebagian) dan nomor surat jalannya.
- Stok bertambah otomatis sesuai konversi satuan beli ke satuan pakai.
- HPP rata-rata bahan diperbarui dengan harga beli ini.
- Nilai barang yang diterima menjadi utang ke supplier. Jatuh tempo dihitung dari penerimaan pertama ditambah tempo supplier.
Status PO berubah menjadi Diterima sebagian atau Diterima.
Membayar supplier
Buka PO lalu Bayar supplier. Pembayaran boleh dicicil dan tidak bisa melebihi sisa utang. Bagian finance juga bisa mencatat pembayaran.
Bagian atas halaman menampilkan total utang, yang lewat jatuh tempo, dan yang jatuh tempo dalam 7 hari. Tab Utang supplier menampilkan PO yang belum lunas.
Saran pesan ulang
Tab Saran pesan ulang menampilkan barang dan bahan yang stoknya di bawah minimum. Jumlah sarannya mengisi sampai 2× minimum, dikurangi yang sedang dalam perjalanan dari PO yang belum diterima. Supplier dan harga diambil dari pembelian terakhir. Centang bahan yang ingin dipesan, lalu Buat PO.
Laporan
Laporan → Pembelian & utang supplier berisi setiap PO dengan data supplier (kontak, WhatsApp, alamat), nilai pesanan, barang diterima, pembayaran, sisa utang, dan jatuh tempo, dan bisa diekspor ke Excel.